Bali Overview Accommodation Dining Travel MICE Trading Art Galleries Fashion Textile Adventure Jewelry Advertise Others Contact
 
Play Group  
Kindergarten  
Elementry/Junior High School  
High School  
College  
University  
Courses & Degrees  
International School  
Folks Tale  
Story  
Others  
 
All About Bali  
Useful Info  
Company Info  
Site Map  
Advertise  
Contact  
Help  
Home  
Home > Education > Story > Mantra
 
Mantra
 
Sebagai seorang Buddha yang patuh, ibu Zhai Yongling mengucapkan mantra nama Buddha sepanjang hari. Yongling beberapa kali mencoba membujuknya untuk tidak melakukannya, tetapi selalu gagal.

Suatu hari Yongling menemukan akal dan memanggil ibunya, “Ibu!” “Ya,” jawab ibunya. Yongling memanggil lagi. Dia menjawab lagi. Kemudian dia memanggil untuk yang ketiga kalinya. Ibunya menjadi terganggu.

“Ada apa denganmu? Kenapa kamu memanggilku beberapa kali hari ini?”

Yongling berkata: “Aha! Ibu merasa terganggu ketika saya hanya memanggil beberapa kali. Tetapi ibu memanggil Buddha seribu kali sehari. Betapa terganggunya dia!”

Sejak saat itu, ibunya tidak lagi mengucapkan mantra nama Buddha seperti yang dilakukannya sebelumnya.
 
Prev | Next
 
Komentar: Jalan yang menyenangkan untuk mengikuti ajaran Konfusius adalah kewajiban seorang anak untuk bicara kalau dia berpikir bahwa apa yang dilakukan orangtuanya salah.
 
PERIBAHASA CHINA
Hidup miskin bukanlah hal yang memalukan; yang memalukan adalah hidup miskin dan tidak mempunyai semangat yang tinggi. Memegang posisi yang rendah tidaklah mengerikan; yang mengerikan adalah memiliki posisi rendah dan tidak meningkatkan kemampuan diri. Menjadi tua tidaklah menyedihkan; yang menyedihkan adalah menjadi tua dan telah menyia-nyiakan hidupmu. Mati bukanlah hal menyedihkan; yang menyedihkan adalah mati tanpa dikenal oleh orang lain.
 
Taken From Michael C. Tang Book
Kisah-Kisah Kebijaksanaan China Klasik - Refleksi Bagi Para Pemimpin
 
Copyright © 2005-2017, Bali Directory Designed and Managed by bali3000