Bali Overview Accommodation Dining Travel MICE Trading Art Galleries Fashion Textile Adventure Jewelry Advertise Others Contact
 
Play Group  
Kindergarten  
Elementry/Junior High School  
High School  
College  
University  
Courses & Degrees  
International School  
Folks Tale  
Story  
Others  
 
All About Bali  
Useful Info  
Company Info  
Site Map  
Advertise  
Contact  
Help  
Home  
Home > Education > Story > Organisasi dan Kepemimpinan
 
Organisasi dan Kepemimpinan
 
Perang adalah hal yang serius. Dampaknya tergantung pada apakah itu hanya sekedar perang dan apakah ada kepemimpinan militer yang bijaksana terlibat di dalamnya. Perang juga tergantung pada kondisi geografis dan cuaca, jarak dan jangkauan medan perang. Pengorganisasian, logistik, dan komunikasi juga memegang peranan penting.

Mengatur sebuah pasukan adalah masalah pengorganisasian. Mengatur sebuah pasukan kecil sama repotnya seperti mengatur sebuah pasukan besar. Komunikasi yang baik juga penting untuk kesuksesan. Hal yang sama berlaku baik untuk memerintah pasukan kecil atau pasukan besar.

Tugas seorang jenderal adalah mempertahankan negaranya. Raja harus percaya penuh kepadanya. Jika raja ikut campur dalam keputusan jenderal, dia dapat menyebabkan kebingungan dan membawa bencana di dalam ketentaraan. Masalah militer berbeda dengan masalah sipil. Jika raja menunjuk seorang sipil yang tidak mengerti masalah militer untuk memimpin pasukan, dia mungkin akan menyebabkan pasukan itu kehilangan kepercayaan pada kepemimpinannya. Ketidakpercayaan antara raja dan jenderal akan melemahkan efektivitas tempur pasukan.

Perang itu penuh dengan ketidakpastian. Terkadang jenderal tidak perlu menaati perintah raja. Dia hanya berperang ketika dia yakin akan menang. Dalam hal ini, meskipun raja memerintahkan dia untuk tidak berperang, dia harus berperang. Sebaliknya, dia seharusnya tidak berperang jika dia percaya bahwa dia akan kalah. Meskipun raja memerintahkan dia untuk berperang, dia seharusnya tidak berperang. Dia tidak seharusnya mencobai musuh dengan harapan untuk menang karena keberuntungan. Keputusan untuk berperang atau tidak haruslah hanya berdasarkan atas apakah keputusan itu yang terbaik untuk negara, bukan karena pertimbangan pribadi seperti karena malu atau ketenaran.

Seorang jenderal yang baik adalah orang yang tahu kapan harus berperang dan kapan tidak, orang yang selalu siap untuk mengambil kesempatan baik yang muncul tiba-tiba, orang yang mengetahui bagaimana menggunakan pasukan kecil sama halnya seperti menggunakan pasukan besar, orang yang dengan sepenuh hati mendukung prajuritnya dan tentaranya, serta orang yang kompeten dan bebas dari pengaruh raja.

Seorang jenderal yang bagus seharusnya mampu memberi komando sejumlah prajurit seperti memberi komando kepada satu orang. Dia sering mengobrol dengan prajuritnya untuk menciptakan rasa saling percaya. Ketika jenderal memperlakukan prajuritnya seperti anaknya sendiri, mereka akan berada di sekelilingnya ke mana pun dia pergi, meskipun dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri. Pada saat yang sama, dia harus menjalankan otoritasnya dan selalu konsisten. Dia dapat dimusuhi tentaranya jika dia menghukum mereka sebelum mereka mendapat kesempatan untuk mengenalnya dan membangun rasa percaya kepadanya. Hal ini mengacu kepada ketidaksetiaan.

Dia tidak akan mendapatkan prajurit yang baik jika dia tidak dengan serius menuntut kepatuhan dari mereka yang setia kepadanya atau jika dia gagal untuk menekankan disiplin dari mereka yang melanggar hukum dan peraturan dalam pasukannya. Di antara anggota dan pimpinan pasukan, bukti dari keyakinan moral akan perang harus dikombinasi dengan penekanan kedisiplinan. Hanya dengan demikian para prajurit akan bertindak seperti layaknya satu orang dan menjadi tak terkalahkan.

Seorang jenderal yang kuat dengan pasukan yang lemah atau seorang jenderal yang lemah dengan pasukan yang kuat adalah pertanda kekalahan.

Seorang jenderal tidak harus menjelaskan segala sesuatu secara mendetail ketika dia memberi perintah atau menetapkan target bagi prajuritnya. Dia harus tenang, berpikiran sehat, disiplin, adil, dan agak sulit dipahami.

Ketika menghadapi ketidakpastian, dia seharusnya memiliki fleksibilitas untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan keadaan, dan tidak boleh dibatasi dengan peraturan yang ada.

Ada lima kelemahan pada komandan pasukan yang dapat mengakibatkan kegagalan:

Seorang pemimpin yang tidak bertanggung jawab akan terbunuh.

Seorang pemimpin yang takut mati akan berakhir sebagai tawanan perang.

Seorang pemimpin yang mudah marah akan mudah terpicu untuk mengambil tindakan yang bodoh.

Seorang pemimpin yang terlalu sensitif mungkin tidak akan mampu untuk menahan penghinaan dan mungkin akan maju ke peperangan terlalu dini.

Seorang pemimpin yang terlalu memikirkan keselamatan rakyat biasa akan menjadi subjek pelecehan musuh.
 
Next
 
Komentar: Seni Perang adalah buku klasik tentang ilmu perang, psikologi perang dan filosofi perang. Tetapi prinsip yang diungkapkan dalam buku legendaris itu membahas lebih dari lingkup peperangan militer.

Pelaku bisnis dari China, Jepang, Korea, dan Singapura telah mempelajari buku Sun Tzu dengan saksama, menganggap buku itu seperti sebuah buku wajib dalam kompetisi dunia bisnis modern di mana pasar adalah medan perang, manajer dan karyawan adalah prajurit dan kepala prajurit, serta produk dan servis adalah senjata. Untuk alasan ini, saya memberi judul bab ini, “Seni berkompetisi”.

Analisis Sun Tzu yang mendalam tentang watak manusia, organisasi, kepemimpinan, pengaruh lingkungan, dan pentingnya informasi memiliki relevansi dengan peperangan ekonomi sama seperti pada peperangan militer.
 
Zilu bertanya, “Jika guru memimpin pasukan yang hebat, orang seperti apa yang guru inginkan bersama anda?”

Sang guru berkata, “Saya tidak akan membawa orang yang dapat bertarung dengan harimau dengan tangan kosong, atau menyebrangi sungai tanpa perahu. Saya ingin seseorang yang mendekati kesukaran dengan hati-hati dan yang memilih untuk sukses dengan strategi.”
 
Taken From Michael C. Tang Book
Kisah-Kisah Kebijaksanaan China Klasik - Refleksi Bagi Para Pemimpin
 
Copyright © 2005-2017, Bali Directory Designed and Managed by bali3000