Bali Overview Accommodation Dining Travel MICE Trading Art Galleries Fashion Textile Adventure Jewelry Advertise Others Contact
 
Play Group  
Kindergarten  
Elementry/Junior High School  
High School  
College  
University  
Courses & Degrees  
International School  
Folks Tale  
Story  
Others  
 
All About Bali  
Useful Info  
Company Info  
Site Map  
Advertise  
Contact  
Help  
Home  
Home > Education > Story > Pak Tua Bodoh Yang Memindahkan Gunung
 
Pak Tua Bodoh Yang Memindahkan Gunung
 
Pak Tua Bodoh dari Gunung Utara berusia sembilan puluh tahun.Rumahnya terletak di antara dua buah gunung besar yang masing-masing mempunyai tinggi seribu kaki dan menempati area hampir tujuh puluh mil persegi luasnya. Kedua gunung ini tidak hanya menghalangi pamandangan yang bagus, tetapi juga menghalangi jalan pak tua sehingga dia harus berjalan memutar kalau dia ingin bepergian. Akhirnya dia memutuskan untuk memindahkan kedua gunung itu. Dia mengadakan rapat keluarga.

Mari kita pindahkan gunung-gunung itu”, katanya kepada semua anggota keluarganya. “Mari kita gali batu-batunya dan membuatnya rata dengan tanah”. Setiap orang dari keluarganya setuju kecuali istrinya.
Tidak mungkin!” katanya. “Bagaimana kamu dapat memindahkan gunung? Kamu bahkan tidak dapat memindahkan onggokan tanah. Dan juga, di mana kamu akan meletakkan lumpur dan batu-batuan yang kamu gali dari gunung?

Kita akan lemparkan ke Laut China Timur”, anggota keluarga yang lain menjawab serempak. Maka orang tua itu, diikuti anak-anak dan cucu-cucunya, mulai memecahkan batu karang dan menggali tanah dengan sekop dan pahat. Lumpur dan pecahan batu diletakkan dalam keranjang dan dibawa ke tepi laut setiap hari. Anak tetangga mereka yang berusia tujuh tahun juga bergabung dengan mereka.

Suatu hari dalam perjalanannya menuju ke tempat kerjanya, Pak Tua yang Bodoh itu bertemu dengan Pak Tua Bijaksana dari Tikungan Sungai.
Berbuatlah lebih masuk akal, temanku”, kata Pak Tua Bijaksana dengan bibir dimonyongkan. “Kamu sudah berusia lebih dari sembilan puluh tahun. Sebuah batu dari gunung pun terlalu berat buatmu untuk dibawa – apalagi lumpur dan batu sebanyak itu!

Saya khawatir kamu terlalu picik“, kata Pak Tua Bodoh itu sambil menghela nafas. “Tidakkah kamu lihat bahwa ketika saya mati, akan ada anak-anakku yang melanjutkan pekerjaan ini? Ketika mereka mati, mereka mempunyai anak dan cucu, dan mereka juga akan mempunyai anak dan cucu lagi. Keluargaku akan melaksanakan pekerjaan ini selama-lamanya, tetapi gunung ini tidak akan tumbuh menjadi lebih besar. Bagaimana kami tidak dapat memindahkannya?

Pak Tua yang Bijaksana menaikkan alisnya, tidak tahu apa yang harus dikatakan.
Percakapan mereka didengar Tuhan. Dia merasa tergerak dan mengirim dua malaikatnya untuk membawa gunung itu ke tempat lain.
 
Prev | Next
 
Komentar : Iman dapat memindahkan gunung. Maka Tuhan merendahkan orang bijaksana yang mulia itu dan meninggikan si bodoh yang rendah itu. Hidup pak tua yang bodoh terbatas, tetapi keyakinan atas keberhasilannya tidak ada batasnya. Kepercayaan diri, ketetapan hati, persistensi dan hanya memiliki satu tujuan utama adalah sangat penting untuk kesuksesan suatu usaha.
 
KONFUSIUS
Seorang pria sejati tidak akan merekomendasikan seseorang karena kata-katanya. Dia juga tidak akan mengabaikan nasihat karena orangnya.
 
Taken From Michael C. Tang Book
Kisah-Kisah Kebijaksanaan China Klasik - Refleksi Bagi Para Pemimpin
 
Copyright © 2005-2017, Bali Directory Designed and Managed by bali3000